Mengapa dibuat Rumit?

Banyak hal dalam hidup yang sebenarnya sederhana tetapi kita manusia membuatnya menjadi sangat sulit. Apasaja contohnya? Mari kita bahas:

1. Kepengen makan enak tidak punya duit? 

Definisi enaknya seperti apa dulu? Belum tentu makan di restoran mahal enak loh. Sudahlah makan semampu dan seadanya budget aja. Orang kaya aja kepengen sehat sampe beli makanan aja yang tawar (diet mayo), makanan tanpa daging (vegetarian) dan lain-lain. Masa udah pas-pasan malah mau cari penyakit dengan makan enak. Masuk akal kan???

2. Putus cinta?

Jangan galau manusia didunia masih banyak, siapa tau yang berikutnya lebih baik.

3. Dipecat dari perusahaan tempat anda bekerja?

Beruntung anda sudah perna kerja, banyak diluar sana yang bahkan belum pernah bekerja sejak lulus. Bisa juga ada rencana lain yang lebih baik buat anda.

4. Mobil anda tergores motor?

Banyak yang stress dan emosi gara- gara mobilnya tergores atau penyok. Sebenarnya itu adalah termasuk salah satu resiko kita punya mobil, apa yang anda risaukan? Anda jangan berharap memakai sesuatu akan mengkilat tanpa cacat selamanya bukan? Dipakai kok wajar saja, bahkan memakai sepatupun ada resiko terinjak sepatu lain ataupun tergores aspal kan? Bukan berarti kita tidak berhati-hati lho tetapi jangan berlebihanlah yang penting penumpang selamat kan? Syukuri saja.

5. Bertengkar dengan teman?

Ya itu merupakan resiko dalam bersosialisasi hendaknya kita sadari saja bahwa masing-masing individu adalah unik “ya orangnya mememang begitu” mau diapain lagi. 


6. Melakukan kesalahan? 

Toh sudah terjadi, belajar dari situ saja. Dipikirkan terus juga tidak akan mengubah keadaan.

7. Mengalami musibah?

Setiap manusia pasti mengalami ujian dalam hidup, seperti kita sekolah pasti ada ujian kan, ya jalani saja supaya lulus. Apa mau tinggal kelas???  
Itu hanyalah beberapa contoh saja intinya janganlah berkutat pada hal yang sudah terjadi, cobalah untuk membiarkannya berlalu dengan belajar dari kejadian tersebut. Seperti halnya ungkapan tidak ada pesta yang tidak berakhir, demikian pula dalam hidup, kita tidak bisa mengharapkan kesenangan saja dalam hidup kita. Terima dan jalani dengan penuh rasa syukur akan lebih mudah. Sekian dan terimakasih semoga bisa berguna bagi anda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s